Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa di kelas V SD IT Tiara Islamic School Pekanbaru dalam mengikuti pembelajaran, hal ini disebabkan kurang keaktifan siswa dalam belajar, kurang minat untuk belajar, siswa tidak berfikir kritis dan siswa hanya mementingkan diri sendiri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SD IT Tiara Islamic School Pekanbaru. Penilitian ini dilakukan dalam dua siklus dan tiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi dan 4) Refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD IT Tiara Islamic School Pekanbaru dengan jumlah siswa 10 siswa yang terdiri dari 7 laki-laki dan 4 perempuan. Sedangkan yang menjadi obyek penelitian ini adalah menigkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPA. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi dan aktivitas belajar siswa. Setelah data terkumpul melalui observasi, data tersebut diolah dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa adanya peningkatan aktivitas hasil belajar sebelum dilakukan tindakan ke siklus I ke siklus II. Sebelum diklakukan tindakan aktivitas belajar siswa tergolong “Kurang Baik” dengan persentase 40%, terjadi peningkatan pada siklus I pertemuan kedua dengan persentase 75%. Sedangkan aktivitas belajar siswa pada siklus II pertemuan kedua juga terjadi peningkatan dengan persentase 90% dengan kategori “Baik Sekali”, hal membuktikan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SD IT Tiara Islamic School Pekanbaru.