Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas V SD IT Sabrina Ilmi Kabupaten Siak melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kreativitas siswa yang terlihat dari kurangnya partisipasi aktif, minimnya ide orisinal, dan kecenderungan meniru dalam menyelesaikan tugas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah enam siswa kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes kreativitas, dan dokumentasi. Indikator kreativitas yang digunakan dalam penelitian ini antara lain rasa ingin tahu, keberanian bertanya, imajinasi, orisinalitas ide, ketekunan, dan kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kreativitas siswa secara signifikan. Pada pra siklus, sebagian besar siswa berada pada kategori “tidak kreatif” hingga “kurang kreatif”. Setelah pelaksanaan Siklus I dan II, terjadi peningkatan skor kreativitas siswa yang signifikan, dengan mayoritas siswa mencapai kategori “kreatif” hingga “sangat kreatif”. Model PjBL memberikan pengalaman belajar yang bermakna, kolaboratif, dan kontekstual sehingga mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis dan menghasilkan ide yang inovatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas V SD IT Sabrina Ilmi Kabupaten Siak pada mata pelajaran IPAS, serta dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pendekatan pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar.