Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab Akhlak Lil Banāt karya Syekh Umar Bin Ahmad Baraja serta relevansinya dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan akhlak dalam menghadapi perkembangan zaman dan berbagai tantangan moral yang terjadi di lingkungan masyarakat maupun pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah kitab Akhlak Lil Banāt karya Syekh Umar Bin Ahmad Baraja, sedangkan sumber data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, skripsi, dan literatur lain yang berkaitan dengan pendidikan akhlak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan akhlak dalam kitab Akhlak Lil Banāt mencakup hubungan manusia dengan Allah Subhanahu wa Ta‟ala (hablum minallah) dan hubungan manusia dengan sesama (hablum minannas). Akhlak kepada Allah diwujudkan melalui sikap religius, ketaatan beribadah, rasa syukur, tawakal, serta keikhlasan. Sementara itu, akhlak kepada sesama diwujudkan melalui penghormatan kepada Nabi Muhammad saw., berbakti kepada orang tua, menghormati guru, menyayangi keluarga, menghargai tetangga, serta menjaga hubungan sosial yang baik. Adapun nilai pendidikan akhlak yang ditemukan meliputi religius, amanah, jujur, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, toleransi, kasih sayang, rendah hati, sabar, ihsan, dermawan, kerja sama, menghormati orang lain, serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kitab Akhlak Lil Banāt memiliki kontribusi yang besar dalam pendidikan Islam, khususnya dalam pembentukan karakter dan moral peserta didik. Nilai pendidikan akhlak yang terkandung di dalamnya masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan berkepribadian sesuai dengan ajaran Islam.