Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku akhlak, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi, serta mengungkap upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam membina dan meningkatkan perilaku akhlak siswa kelas VII di MTsN 3 Pasaman Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai bentuk pelanggaran disiplin dan sikap kurang terpuji pada sebagian siswa kelas VII, di tengah upaya madrasah menanamkan nilai akhlakul karimah sebagai salah satu tujuan utama pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap Guru Bimbingan dan Konseling, Guru Akidah Akhlak, Wali Kelas, serta siswa kelas VII yang terlibat langsung dalam proses pembinaan akhlak di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku akhlak siswa kelas VII bersifat heterogen, mencakup sikap terhadap guru, kedisiplinan, dan interaksi sosial dengan teman sebaya yang bervariasi antarindividu. Faktor keluarga, lingkungan sekolah, dan teman sebaya teridentifikasi sebagai faktor utama yang memengaruhi perilaku tersebut, dengan faktor keluarga dan teman sebaya menunjukkan pengaruh dua arah. Pihak sekolah, melalui Guru BK, Guru Akidah Akhlak, dan Wali Kelas, telah berupaya melakukan pembinaan melalui layanan konseling individual, keteladanan, serta program pembiasaan keagamaan, meskipun masih dihadapkan pada hambatan berupa faktor usia remaja yang rentan dan rendahnya kesadaran sebagian siswa untuk berubah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan akhlak siswa dapat berjalan optimal apabila didukung oleh konsistensi pembinaan guru serta adanya kolaborasi yang erat antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua.