Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap hadis-hadis tentang menuntut ilmu sebagai landasan dalam pembentukan karakter dan pengembangan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di era modern, pembelajaran PAI tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan sikap religius, akhlak mulia, dan semangat belajar sepanjang hayat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis tentang menuntut ilmu serta mengkaji relevansinya dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer berupa hadis-hadis tentang menuntut ilmu yang terdapat dalam kitab-kitab hadis, sedangkan sumber data sekunder berasal dari kitab syarah hadis, tafsir, buku, jurnal ilmiah, dan karya ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan menelaah makna, kandungan, serta nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang menuntut ilmu mengandung nilai keikhlasan, kewajiban menuntut ilmu, penghormatan kepada guru, kesungguhan dalam belajar, pengamalan ilmu, serta tanggung jawab moral dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran PAI dalam konteks modern, terutama dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, berpikir kritis, memiliki motivasi belajar yang tinggi, serta mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, hadis-hadis tentang menuntut ilmu dapat dijadikan sebagai landasan konseptual dan pedagogis dalam pengembangan pembelajaran PAI yang efektif, bermakna, dan sesuai dengan tantangan perkembangan zaman.