Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama yang memiliki peranan penting dalam membentuk karakter Islami anak. Pembentukan karakter Islami tidak hanya dipengaruhi oleh pendidikan di sekolah, tetapi juga oleh pola interaksi, keteladanan, perhatian, serta pembiasaan nilai-nilai Islam yang diberikan oleh orang tua di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap pembentukan karakter Islami siswa di SD IT Jannatul Ma'wa Desa Terantang Kampar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 100 siswa dan seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat analisis, analisis korelasi Product Moment Pearson, regresi linear sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R Square).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan keluarga terhadap pembentukan karakter Islami siswa di SD IT Jannatul Ma'wa Desa Terantang Kampar. Hasil uji korelasi Product Moment menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,861, yang lebih besar daripada r tabel sebesar 0,195, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji regresi juga menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,785 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 1,984 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga lingkungan keluarga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Selain itu, hasil koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,742 menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memberikan kontribusi sebesar 74,2% terhadap pembentukan karakter Islami siswa, sedangkan 25,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian, seperti lingkungan sekolah, lingkungan pergaulan, media, dan faktor lainnya.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan keluarga, maka semakin baik pula pembentukan karakter Islami siswa. Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat meningkatkan perhatian, keteladanan, komunikasi, pembiasaan ibadah, serta kerja sama dengan pihak sekolah agar pembentukan karakter Islami anak dapat berkembang secara optimal.