Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan akhlak Islami di lingkungan Batalyon Arhanud 13 Pekanbaru serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pembina, peserta, serta pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak Islami dilaksanakan secara terencana melalui kegiatan keagamaan, seperti pembelajaran Al-Qur'an, kajian Islam, pembiasaan ibadah, serta penanaman nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial. Program tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta, ditandai dengan meningkatnya sikap disiplin, sopan santun, dan kesadaran dalam menjalankan ajaran Islam. Keberhasilan pembinaan didukung oleh komitmen pembina, dukungan lingkungan, serta partisipasi peserta, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, perbedaan latar belakang peserta, dan konsistensi dalam penerapan nilai-nilai akhlak. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penguatan program secara berkelanjutan agar tujuan pembinaan akhlak Islami dapat tercapai secara optimal.