Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan keaktifan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) akibat proses pembelajaran yang cenderung konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru PAI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, faktor pendukung dan penghambatnya, serta hasil yang dicapai di SD Negeri 147 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam meningkatkan motivasi belajar siswa diterapkan melalui perencanaan yang matang, penggunaan metode variatif (ceramah, diskusi, kuis, demonstrasi), pendekatan kontekstual, pemanfaatan media visual, pemberian penguatan positif (reward dan pujian), serta evaluasi berkala. Faktor pendukung utama adalah dukungan penuh dari kepala sekolah, lingkungan sekolah yang kondusif, dan sarana ibadah yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat meliputi heterogenitas kemampuan akademik siswa, keterbatasan jam pelajaran, dan pengaruh negatif gawai di rumah. Hasil dari penerapan strategi ini terbukti meningkatkan antusiasme, keaktifan, kemandirian belajar, serta menumbuhkan karakter religius dan disiplin beribadah siswa secara signifikan.