Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep peserta didik kelas IV MI DDI Pulau Kijang pada materi fungsi bagian tumbuhan. Rendahnya pemahaman konsep ditunjukkan oleh hasil belajar peserta didik yang masih berada di bawah kriteria ketuntasan yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu model yang dapat digunakan adalah model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fungsi bagian tumbuhan melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada peserta didik kelas IV MI DDI Pulau Kijang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 peserta didik kelas IV MI DDI Pulau Kijang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 60 pada tahap pra siklus menjadi 72 pada Siklus I dan meningkat menjadi 88 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, yaitu dari 47,8% pada pra siklus menjadi 65,2% pada Siklus I dan mencapai 91,3% pada Siklus II. Selain itu, aktivitas belajar peserta didik meningkat dari 57,1% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II. Aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran juga mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 3,7 pada Siklus I menjadi 4 pada Siklus II dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fungsi bagian tumbuhan pada peserta didik kelas IV MI DDI Pulau Kijang