enelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif, kurang termotivasi, dan hasil belajar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas X Ulya Pondok Pesantren Ta'zhim As-Sunnah Pekanbaru. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Ulya Pondok Pesantren Ta'zhim As-Sunnah Pekanbaru yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas, yaitu pada prasiklus sebesar 71,7 dengan ketuntasan belajar 28%, meningkat pada Siklus I menjadi rata-rata 78 dengan ketuntasan belajar 50%, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi rata-rata 83 dengan ketuntasan belajar mencapai 78%. Selain itu, aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan pada setiap siklus, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aktif, efektif, dan berpusat pada siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas X Ulya Pondok Pesantren Ta'zhim As-Sunnah Pekanbaru. Strategi ini juga mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung.