Penelitian ini dilatar belakangi oleh figur guru di sekolah, karena guru merupakan panutan bagi peserta didik. Keberhasilan dari pendidikan tersebut tidak akan terlepas dari pribadi guru, karena Siswa sangat membutuhkan sekali seorang contoh yang akan di tiru oleh peserta didik. Sebagai pribadi yang ditiru, tidaklah berlebihan bila peserta didik selalu mengharapkan figur guru yang selalu memperhatikan kepentingan anak didik biasanya mendapatkan extra perhatian dari anak didik. Anak didik senang dengan sikap dan prilaku yang baik di tampilkan oleh guru. Kemudian tujuan dari Penelitian ini dalah Untuk mengetahui upaya-upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Self Control siswa di Sekolah SD Negeri 06 Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis, dengan mengungkap fenomena-fenomena secara naratif. informan penelitian ini terdiri dari 4 orang Informan Utama yang dipilih dan 1 wali kelas serta kepala sekolah/ wakil kepala sekolah. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 06 Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Kemudian hasil dari Observasi dan wawancara ini akan di persentasikan dan dibuat dalam bentuk Tabel untuk menentukan tingkat Pelaksanaan Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Self Control Siswa di SD Negeri 06 Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Berdasarkan hasil penelitian di atas terlihat bahwa guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 06 Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak melakukan Upaya yang Cukup baik, hal tersebut dibuktikan dengan rata- rata, jawaban guru berada pada kategori Cukup Baik. Dengan demikian, hasil wawancara menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan Self Control siswa juga Hal-hal yang diupayakan guru PAI tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter siswa. Siswa menjadi lebih mampu mengendalikan emosi, mematuhi tata tertib sekolah, bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, menghormati guru dan teman, serta mampu menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.