Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan metode pembelajaran al-Qur’an yang kurang sesuai dengan konsep pembelajaran dalam QS. Al-Qiyamah ayat 18. Salah satu metode yang dinilai relevan dan efektif adalah metode Jibril. Metode ini meniru cara Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad ,صلى الله عليه وسلمyaitu melalui pendekatan Talqin (memberi contoh bacaan) yang kemudian diikuti oleh peserta didik secara berulang-ulang.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan seni tilawah Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Tajul Qur’ani, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus, melibatkan 33 orang santri sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Metode Jibril mampu meningkatkan kemampuan seni tilawah santri secara signifikan. Ketuntasan belajar santri meningkat dari kondisi awal sebesar 15%, naik menjadi 42% pada siklus I, melonjak menjadi 75% pada siklus II, dan mencapai angka maksimal 96% pada siklus III. Dengan demikian, Metode Jibril terbukti sangat efektif dalam membantu santri memahami bacaan Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah tajwid dan nagham tilawah.