Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampak strategi tersebut terhadap peningkatan kedisiplinan guru di Sekolah Dasar Negeri 012 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan tiga strategi utama, yaitu pemberian keteladanan (leading by example) melalui kehadiran konsisten sebelum jam masuk, pengawasan dan supervisi akademik berkala terhadap presensi serta perangkat pembelajaran, dan pendekatan personal yang humanis melalui dialog empat mata dalam penanganan pelanggaran disiplin. Faktor pendukung meliputi kesadaran intrinsik guru, budaya kerja yang harmonis dan religius, serta sistem pelaporan presensi yang teratur; sedangkan faktor penghambat terdiri dari kondisi geografis, cuaca ekstrem, urusan keluarga yang mendesak, dan keterbatasan absensi digital. Penerapan strategi ini berdampak signifikan terhadap meningkatnya ketepatan waktu kehadiran guru, tertibnya administrasi pembelajaran, serta terbentuknya budaya kerja yang profesional yang berimbas positif pada kedisiplinan peserta didik.