Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial yang semakin pesat dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik. Media sosial tidak hanya memberikan manfaat dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap perilaku peserta didik apabila digunakan tanpa pengawasan yang baik. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membimbing dan mengarahkan peserta didik agar dapat menggunakan media sosial secara bijak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PAI dalam mengatasi dampak media sosial, mengetahui dampak positif dan negatif media sosial bagi peserta didik, serta mengetahui strategi yang dilakukan guru PAI dalam mengatasi dampak negatif media sosial di SMP Negeri 23 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Jenis Penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah, guru PAI, guru BK, peserta didik, dan orang tua sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang sangat penting sebagai pendidik, pembimbing, pengawas, dan motivator dalam mengarahkan peserta didik menggunakan media sosial secara positif. Media sosial memberikan dampak positif berupa kemudahan memperoleh informasi, menambah wawasan, meningkatkan kreativitas, serta membantu proses pembelajaran. Namun, media sosial juga memberikan dampak negatif seperti menurunnya konsentrasi belajar, kurang disiplin, kecanduan media sosial, perilaku antisosial, serta paparan konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama. Strategi yang dilakukan guru PAI dalam mengatasi dampak tersebut yaitu dengan menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak, memberikan pemahaman tentang etika bermedia sosial, melakukan pembinaan dan pengawasan, menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik, serta bekerja sama dengan guru BK dan orang tua. Dengan adanya upaya tersebut, peserta didik diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ajaran Islam.