Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kurikulum berbasis cinta serta hubungannya dengan pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Arroyan Al-Islami Rokan Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan yang didukung oleh data lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengkaji konsep kurikulum berbasis cinta, implementasinya dalam kegiatan pembelajaran, serta kontribusinya terhadap pembentukan akhlak santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta menekankan nilai kasih sayang, keteladanan, penghormatan terhadap martabat manusia, tanggung jawab, dan pembiasaan perilaku Islami dalam seluruh proses pendidikan. Penerapan konsep tersebut berhubungan positif dengan pendidikan akhlak melalui terciptanya lingkungan belajar yang humanis, religius, dan kondusif sehingga mendorong terbentuknya karakter santri yang disiplin, jujur, bertanggung jawab, saling menghormati, serta memiliki kepedulian sosial. Dengan demikian, kurikulum berbasis cinta menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam memperkuat pendidikan akhlak dan mewujudkan tujuan pendidikan Islam secara komprehensif.