Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan kedisiplinan anak di TK Al-Husna Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar; dan (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan reward dan punishment tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah empat orang, yaitu Kurnianti, Efrida, Janvia Rizati, dan Frensiska. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan kedisiplinan anak TK Al-Husna kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar tergolong baik. Hal ini di buktikan dengan hasil Observasi dan wawancara adanya reward dan punishment dari guru dan pihak terkait dalam meningkatkan kedisiplinan anak, Yaitu: 1) Guru memberikan pujian verbal dan nonverbal, 2) Guru memberikan hadiah sederhana,3) Guru memberikan penghargaan sebagai siswa teladan, 4) Guru memberikan apresiasi kepada anak yang datang tepat waktu atau menyelesaikan tugas dengan baik. Sementara itu, bentuk punishment, 5) Guru memberikan teguran secara lisan, pengurangan hak istimewa seperti waktu bermain,6) Guru memberikan tugas tambahan yang bersifat mendidik, pemanggilan orang tua apabila terjadi pelanggaran yang serius, serta pemberian arahan kepada anak yang melanggar aturan dan untuk mengetahui Faktor pendukung penerapan reward dan punishment meliputi konsistensi guru dalam menerapkan aturan, kerja sama yang baik dengan orang tua, serta pemberian reward dan punishment yang sesuai dengan usia dan karakter anak. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya kerja sama orang tua di rumah, perbedaan karakter setiap anak, serta keterbatasan waktu guru dalam membimbing seluruh peserta