Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keterampilan sosial anak usia dini, seperti kemampuan bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini melalui penerapan kegiatan bermain kooperatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bermain kooperatif mampu meningkatkan keterampilan sosial anak. Peningkatan terlihat dari kemampuan anak dalam bekerja sama, berbagi, menghargai teman, mengikuti aturan permainan, serta berkomunikasi secara positif selama kegiatan berlangsung. Persentase ketercapaian indikator keterampilan sosial meningkat dari kondisi awal ke siklus I dan mengalami peningkatan yang lebih optimal pada siklus II hingga mencapai kriteria berkembang sesuai harapan. Dengan demikian, kegiatan bermain kooperatif terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini.