Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 02 Tualang pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya pada materi perubahan wujud benda. Berdasarkan observasi awal, ketuntasan belajar siswa secara klasikal hanya mencapai 25%. Lainnya belum tuntas. Hal tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih bersifat berpusat pada guru (teacher-centered) serta penyampaian materi yang cenderung abstrak tanpa dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS materi perubahan wujud benda melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, wawancara, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa secara bertahap. Pada data prasiklus ketuntasan hasil belajar sebesar 25%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 50% dan mengalami peningkatan yang signifikan pada siklus II hingga mencapai 100% yang telah melampaui indikator ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan RME efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS materi perubahan wujud benda siswa kelas IV SD Negeri 02 Tualang.