UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BUDAYA MELAYU RIAU DI KELAS V SD NEGERI 147 PEKANBARU

Penulis: ANDESPA

Tahun Lulus: 2026

Program Studi: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Jenis: Skripsi

Lihat / Unduh File PDF (Kecuali isi)

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan belajar dalam proses pembelajaran. Kesulitan tersebut terlihat dari rendahnya konsentrasi, kurangnya motivasi belajar, kesulitan memahami materi, mudah lupa, serta rendahnya hasil belajar. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor yang perlu diidentifikasi agar dapat diberikan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan belajar yang dialami siswa, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar, serta upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar yang dialami siswa meliputi kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, rendahnya motivasi belajar, mudah lelah, serta kurang memahami materi pembelajaran. Faktor penyebab kesulitan belajar terdiri atas faktor internal, seperti rendahnya minat belajar, kondisi fisik, dan kemampuan dasar siswa, serta faktor eksternal yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, metode pembelajaran yang kurang bervariasi, dan keterbatasan sarana serta prasarana. Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar antara lain memberikan motivasi belajar, menerapkan metode dan media pembelajaran yang bervariasi, menciptakan suasana belajar yang kondusif, memberikan bimbingan belajar, menjalin komunikasi dengan orang tua, serta memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan belajar memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan siswa agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.


Kata Kunci: Belajar, Kesulitan Belajar dan Budaya Melayu Riau
« Kembali ke Pencarian