Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan berhitung siswa kelas II MI Khoiru-Ummah Pekanbaru. Berdasarkan observasi awal, siswa mengalami kesulitan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan serta kurang tertarik pada kegiatan berhitung karena pembelajaran masih menggunakan metode ceramah tanpa media yang interaktif. Padahal tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas II melalui penerapan model pembelajaran Game Based Learning dengan media puzzle angka. Media puzzle angka dipilih karena menyajikan angka dan potongan gambar yang dapat disusun siswa, sehingga membantu memahami konsep bilangan, operasi hitung, dan hasil perhitungan secara lebih konkret dan menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 4 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 24 orang siswa kelas II MI Khoiru-Ummah Pekanbaru. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung pada setiap siklus. Nilai rata-rata siswa pada kondisi awal sebesar 52,92. Pada siklus I meningkat menjadi 54,17. Pada siklus II meningkat lagi menjadi 91,67 dan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Aktivitas siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan karena lebih aktif, fokus, dan antusias dalam berhitung menggunakan media puzzle angka.