Rendahnya kemampuan membaca di kalangan siswa kelas IV A Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Daarul Farah. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa pasif dan kurang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode pengajaran konvensional yang digunakan seringkali tidak menarik dan tidak efektif, sehingga menyebabkan rendahnya tingkat kemampuan membaca. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan metode bercerita menggunakan boneka tangan sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Metode ini dirancang untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam membaca, meningkatkan pemahaman mereka terhadap unsur-unsur cerita, dan meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan selama dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 24 orang siswa kelas IV A di Madrasah Ibtidaiyah Daarul Farah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, test, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada siklus pertama, tingkat penguasaan meningkat menjadi 54,1% dengan nilai ratarata 67,5. Pada siklus kedua, tingkat penguasaan meningkat lebih lanjut menjadi 95% dengan nilai rata-rata 79,1, menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran telah berhasil dicapai. Hasil ini menunjukkan bahwa metode bercerita dengan boneka tangan tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas empat di Madrasah Ibtidaiyah Daarul Farah Perawang.