Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepala sekolah dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum merdeka di sekolah. Implementasi kurikulum tersebut membutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu mengarahkan, membina, mengawasi, mengevaluasi, dan memotivasi seluruh warga sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka serta apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 17 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menjalankan perannya dalam implementasi kurikulum merdeka melalui peran sebagai educator, developer, manajer, supervisor, evaluator, dan motivator. Faktor pendukung implementasi kurikulum merdeka meliputi kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi dan komitmen guru, keberadaan komunitas belajar (KOMBEL), dukungan pemerintah, sarana dan prasarana, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan guru dalam beradaptasi, keterbatasan kompetensi digital, beragamnya karakteristik peserta didik, keterlibatan orang tua yang belum merata, dan penyesuaian administrasi pembelajaran. Kesimpulannya, Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 17 Pekanbaru telah berjalan dengan baik melalui kepemimpinan kepala sekolah yang efektif.