Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I di SDN 037 Kampar. Banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengenali lambang huruf alfabet, keliru membedakan bentuk huruf yang mirip, serta belum lancar dalam merangkai suku kata menjadi kata yang utuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa melalui implementasi model pembelajaran Repeated Reading (membaca berulang) yang dikombinasikan dengan penggunaan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa yang signifikan di setiap fasenya. Keberhasilan ini terlihat dari adanya kenaikan hasil belajar dengan persentase ketuntasan siswa. Hasil belajar prasiklus 7 orang yang tuntas dengan 21%, siklus I tuntas 26 orang dengan 79% dan meningkat lagi disiklus II dengan ketuntasan 32 orang dengan 97%. Seiring dengan peningkatan hasil tes, aktivitas kognitif dan antusiasme siswa di kelas juga berkembang menjadi jauh lebih aktif dan percaya diri. Aktivitas membaca lisan yang dilakukan secara repetitif berhasil membangun otomatisasi pengenalan kata tanpa mengeja terbata-bata, sementara stimulus visual dari media gambar mempermudah siswa mengaitkan simbol tulisan dengan objek nyata secara konkret. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Repeated Reading berbantuan media gambar sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 037 Kampar.