Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas anak usia 3-4 tahun di TK Cahaya Hati Kampung Sri Gemilang Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Hasil observasi awal menunjukkan beberapa anak masih malu dalam mengungkapkan pendapat, belum mau memperlihatkan hasil karyanya, sebagian anak tidak menyelesaikan tugas mewarnai, metode yang digunakan guru belum tepat, anak tampak kesulitan dalam mewarnai dan minimnya penggunaan metode dan media yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan warna untuk mengembangkan kreativitas anak usia 3-4 tahun di TK Cahaya Hati Kampung Sri Gemilang Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 17 anak usia 3-4 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi terhadap aktivitas guru dan aktivitas anak, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak pada setiap tahap, yaitu dari prasiklus sebesar 29,04% (MB), meningkat menjadi 40,81% (MB) pada Siklus I Pertemuan I, 59,19% (BSH) pada Siklus I Pertemuan II, 77,57% (BSB) pada Siklus II Pertemuan I, dan mencapai 91,91% (BSB) pada Siklus II Pertemuan II. Kinerja guru juga meningkat dari 87,50% (Baik) menjadi 100% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi permainan warna efektif dalam mengembangkan kreativitas anak usia 3-4 tahun melalui peningkatan rasa ingin tahu yang besar, kelancaran dan keluwesan ekspresi, orisinalitas sederhana, serta sikap mandiri dan berani mengambil risiko secara optimal.