Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya penyimpangan karakter pada anak usia dini, seperti sikap egosentris berlebihan, berkata kasar, dan kurangnya rasa hormat, yang mengindikasikan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter belum berjalan optimal. Salah satu pendekatan yang dipandang relevan untuk mengatasi persoalan tersebut adalah pendekatan Deep Learning, yang menekankan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui pendekatan Deep Learning di TK Rahmadini, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dampak, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan tiga orang tua/wali murid. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi, member check, perpanjangan keikutsertaan, dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan karakter disusun secara terpadu melalui Program Tahunan, Program Semester, dan RPP yang memuat nilai karakter. Pelaksanaannya diwujudkan melalui pembiasaan, keteladanan, kegiatan bermain kolaboratif, dan refleksi yang menerapkan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning. Implementasi ini berdampak positif terhadap peningkatan sikap religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, mandiri, peduli, kerja sama, dan sopan santun anak, baik di sekolah maupun di rumah. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, kompetensi guru, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi keberagaman karakter anak dan belum optimalnya konsistensi pembiasaan di rumah.