Di TK Bina Ananda Kabupaten Siak terdapat berbagai tantangan dalam mengatasi bullying yang dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, penggunaan bahasa, perilaku di rumah, kondisi keluarga, serta kurangnya pemahaman anak tentang dampak bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi bullying serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di TK Bina Ananda Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengatasi bullying dilakukan melalui pembiasaan perilaku positif, pemberian keteladanan, bimbingan langsung saat terjadi konflik, serta penanaman nilai empati, berbagi, dan saling menghargai. Guru juga menggunakan metode bermain peran (role play), bercerita, dan bermain kelompok untuk menanamkan perilaku sosial yang baik. Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap perilaku anak, seperti meningkatnya sikap empati, kemampuan berbagi, dan berkurangnya perilaku mengejek antar teman. Faktor pendukung meliputi kerja sama antara sekolah dan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter anak dan kurangnya keterlibatan orang tua. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mengatasi bullying di TK Bina Ananda telah dilakukan secara terencana dan efektif dalam membentuk perilaku positif anak.