PERAN AYAH DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 3 SAMPAI 6 TAHUN DI PERUMAHAN GRAHA KUALU PAYUNG SEKAKI DESA KUALU KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR

Penulis: TIARA ONITA JAMISKA

Tahun Lulus: 2026

Program Studi: Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Jenis: Skripsi

Lihat / Unduh File PDF (Kecuali isi)

Abstrak

. Penelitian ini berjudul “Peran Ayah dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 3–6 Tahun di Lingkungan Perumahan Graha Kualu Payung Sekaki RT 01 RW 03 Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ayah dalam perkembangan sosial emosional anak usia 3–6 tahun, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi ayah dalam pengasuhan, serta mengetahui solusi yang dilakukan dalam mengoptimalkan peran ayah di lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 10 keluarga yang memiliki anak usia 3–6 tahun. Informan penelitian meliputi ayah sebagai informan utama dan ibu sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Sosial emosional anak meliputi enam aspek utama, yaitu sebagai pengasuh (caregiver), pendidik (educator), pelindung (protector), teman bermain (companion), motivator, dan model atau teladan. Peran tersebut sudah dilakukan oleh sebagian ayah, namun tingkat keterlibatannya masih bervariasi, tergantung pada waktu, pekerjaan, dan kondisi keluarga. Anak yang memperoleh keterlibatan ayah secara aktif cenderung memiliki perkembangan sosial emosional yang lebih baik, seperti lebih percaya diri, mudah bersosialisasi, mandiri, mampu bekerja sama, serta mampu mengendalikan emosi. Hambatan utama dalam peran ayah ditemukan berasal dari faktor pekerjaan dengan jam kerja panjang, keterbatasan waktu bersama anak, kelelahan setelah bekerja, kurangnya pengetahuan pengasuhan, serta penggunaan gadget yang mengurangi interaksi dengan anak. Adapun solusi yang ditemukan dalam penelitian ini adalah peningkatan kualitas waktu bersama anak (quality time), peningkatan keterlibatan emosional ayah, kerja sama pengasuhan antara ayah dan ibu, serta peningkatan kesadaran tentang pentingnya peran ayah dalam perkembangan anak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peran ayah memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 3–6 tahun. Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengasuhan, maka semakin baik pula perkembangan sosial emosional anak


Kata Kunci: Peran Ayah, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini, Pengasuhan, Keluarga.
« Kembali ke Pencarian