Penelitian ini dilatarbelakangi temuan peneliti dari 20 anak di Raudhatul Athfal Al-Akhyar, 4 (empat) di antaranya masih kesulitan dalam pengucapan, bercakapcakap dengan anak lain, sering menggunakan bahasa isyarat untuk menunjukkan teman atau benda, berbicara dengan ragu-ragu, pendiam dibanding teman sebayanya, dan kesulitan dalam membaca. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan dampak serta startegi guru dalam mengatasi keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia dini di Raudhatul Athfal AlAkhyar Perumahan Griya Sakti Desa Karya Indah Kabupaten Kampar. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini ada 7 (tujuh) orang yang terdiri dari 1 (satu) kepala sekolah, 2 (dua) orang guru dan 4 (empat) orang wali siswa. Sedangkan obyek dalam penelitian ini 4 (empat) orang siswa yang mengalami keterlambatan perkembangan bahasa. Teknik pegumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data diawali dengan pengumpulan data, reduksi data, paparan data, dan ahiri melalui penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan keterlambatan perkembangan bahasa anak usia dini di Raudhatul Athfal Al-Akhyar dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, yakni faktor lingkungan keluarga, pola asuh orang tua, lingkungan sekolah, media dan penggunaan gawai berlebihan dan faktor individual anak. Sedangkan dampaknya cukup signifikan dalam aspek perkembangan anak, seperti kemampuan komunikasi, perkembangan sosial, emosional, kognitif, dan berdampak pula saat proses pembelajaran di lingkungan sekolah. Adapun strategi guru dalam mengatasi hal ini, melakukan pendekatan individual, bermain sambil belajar, menggunakan media visual, komunikasi verbal yang konsisten dan menjalin kerjasama antara guru dan orang tua. Adapun kesimpulannya seorang guru mesti memiliki strategi yang bervariasi dan bekerjasama dengan orang tua untuk mengatasi keterlambatan perkembangan bahasa anak usia dini di Raudhatul Athfal Al-Akhyar.