PERANAN BAITUL MAAL WA TAMWIL (BMT) DALAM PEMBIAYAAN USAHA MIKRO (STUDI KASUS BMT INDRAGIRI RENGAT

Penulis: SYAFRIZAL

Tahun Lulus: 2026

Program Studi: Manajemen Bisnis Syariah

Jenis: Skripsi

Lihat / Unduh File PDF (Kecuali isi)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Indragiri Rengat dalam pembiayaan usaha mikro, menganalisis mekanisme pembiayaan yang diterapkan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2026 di BMT Indragiri Rengat dan pada usaha mikro nasabah BMT yang berlokasi di Kelurahan Kampung Dagang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Indragiri memiliki peranan strategis dalam mendukung perkembangan usaha mikro melalui penyediaan pembiayaan berbasis prinsip syariah bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal. Mekanisme pembiayaan dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan pengajuan pembiayaan, pemeriksaan administrasi, survei lapangan, analisis kelayakan usaha, persetujuan pembiayaan, pelaksanaan akad syariah, hingga pencairan dana dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. Pembiayaan yang diberikan terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan modal usaha, penambahan persediaan barang, perluasan skala usaha, peningkatan omzet penjualan, serta keberlangsungan usaha anggota. Adapun kendala yang dihadapi meliputi pendapatan usaha anggota yang tidak menentu, keterlambatan pembayaran angsuran, dan kondisi ekonomi yang memengaruhi kemampuan pembayaran. Untuk mengatasinya, BMT menerapkan pendekatan persuasif melalui komunikasi, monitoring usaha, musyawarah, dan restrukturisasi pembiayaan sesuai prinsip syariah. Dengan demikian, BMT Indragiri tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi umat yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro


Kata Kunci: Baitul Maal wa Tamwil (BMT), pembiayaan syariah, usaha mikro, lembaga keuangan mikro syariah, pemberdayaan ekonomi.
« Kembali ke Pencarian