Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah sampah plastik di lingkungan sekolah serta kurangnya kesadaran siswa dalam mengelola sampah secara bijak. Hal ini mendorong perlunya penerapan metode pembelajaran yang edukatif dan kontekstual. Salah satu alternatif yang diangkat dalam penelitian ini adalah pemanfaatan sampah plastik melalui metode ecobrick. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil kegiatan ecobrick dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD SA CEFA Islamic School Kampar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses kegiatan meliputi pengumpulan, pemilahan, pemotongan, dan pemadatan sampah plastik ke dalam botol yang kemudian dirangkai menjadi kursi, meja, dan pagar taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ecobrick tidak hanya memberikan output berupa produk fisik, tetapi juga berdampak pada pembentukan karakter siswa seperti tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai dalam Profil Pelajar Pancasila dan menjadi bentuk pembelajaran kontekstual yang mendukung Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, metode ecobrick dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter dan budaya peduli lingkungan di sekolah dasar.