Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa mengalami kesulitan dalam membaca terutama dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu melatih siswa terampil berbahasa. Oleh karena itu, guru Bahasa Indonesia dituntut untuk menjadi pendidik sekaligus pembimbing yang mampu mengarahkan siswa mencapai tujuan pembelajaran ini sesuai dengan yang ditetapkan dalam kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode global ini dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1C yang berjumlah 25 siswa. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun kegiatan utama yang ada pada setiap siklus yaitu : perencanaan (planning),pelaksanaan(acting),pengamatan(observing), dan releksi (reflecting) dengan melalui minimal 2 siklus. Setiap siklus 2 kali pertemuan. Siklus 1 ada 2 kali pertemuan dan siklus 2 ada 2 kali pertemuan. Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan, Data di kumpulkan melalui observasi, tes,dan dokumentasi untuk mengevaluasi aktivitas belajar siswa dan efektivitas strategi. Hasil penelitian menunjukan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, Hasil penelitian pada aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I mendapat persentase 68% dan siklus II menjadi 88%. Adapun aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I mendapat persentase 71% dan siklus II menjadi 85%. Hasil belajar siswa dalam meningkatkan meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siklus I yaitu 68%, dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90%. Berdasarkan permasalahan yang telah di paparkan.maka dapat di katakan bahwa dengan adanya penerapan metode global untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 SD Negeri 61 Pekanbaru. Dengan demikian penerapan metode global ini dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan baik.