Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan perilaku akibat pubertas dan dampaknya terhadap minat belajar peserta didik kelas V dan VI di MI Daarul Falah Perawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa pubertas membawa berbagai perubahan fisik dan psikis yang berpengaruh pada perilaku belajar siswa. Perubahan tersebut meliputi gejala seperti ketidaknyamanan fisik (misalnya haid, sakit perut, cepat lelah), serta perubahan emosional (seperti mudah marah, sensitif, menarik diri, atau cemas sosial). Akibatnya, peserta didik cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kurang semangat dalam mengikuti pelajaran, dan interaksi sosial yang menyusut. Guru menyatakan adanya perbedaan antara siswa sebelum dan saat pubertas, di mana siswa yang tadinya aktif menjadi pasif dan tidak percaya diri. Strategi guru dalam merespons hal ini meliputi pendekatan individual, pemberian perhatian lebih, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Selain itu, dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga menjadi faktor penting dalam membantu siswa menghadapi masa pubertas tanpa kehilangan semangat belajar.