Penelitian ini bertujuan untuk mengctahui bagaimana upaya guru dalam menanamkan nilai-nilai religi di sekolah. Siswa di sekolah harus dibekali dengan dasar iman dan agama yang kokoh, karena pada saat sekarang banyak terjadi kemerosotan moral terutama pada kalangan anak-anak sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif dengan cara reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa guru di MI Miftahul Ulum Lipatkain melakukan kegiatan rutinitas shalat dhuha dan hafidz Al-Quran di sekolah. Supaya bisa mejadi kebiasaan bagi para siswa pada saat sekarang hingga mereka menempuh pendidikan yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa upaya guru di MI Miftahul Ulum dalam menumbuhkan nilainilai religius Membuat kegiatan Shalat dhuha berjamaah dan menambah mata pelajaran tahfidz bagi siswa, Proses pelaksanaan shalat dhuha dimulai pada saat siswa datang ke sekolah setelah meletakkan tas nya di ruangan kelas masing-masing dan mengambil wudhu. Hambatan yang di temui dalam proses kegitan menumbuhkan nilai-nilai religius, adalah ketika siswa belum terbiasa melakukannya, maka perlu usaha ekstra bagi guru supaya bisa memastikan seluruh siswa ikut shalat dhuha berjamaah, Mengatasi hambatan tersebut guru di Miñahul Ulum membuat jadwal piket untuk mengontrol kegiatan siswa, dan bertugas sesuai dengan pembagian tugasnya masing-masing.