Bahasa nonverbal adalah semua ekspresi tubuh beserta bagian dan gerakannya, benda-benda dan barang yang melekat pada tubuh atau barangbarang yang dimiliki seseorang serta profesi atau bahasa sosial yang dimiliki seseorang yang dinyatakan tidak dengan kata-kata untuk menyampaikan maksud penutur yang dapat di pahami mitra tutur berdasarkan konteksnya penggunaan bahasa nonverbal pertudi dasari urgensinya berkaitan dengan perjalanan nya proses pendidikan. Hal tersebut disebabkan karena bahasa nonverbal berperan penting dalam proses komunikasi, urgensi bahasa nonverbal dalam proses belajar mengajar di kelas. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan bahasa nonverbal. Selain itu juga untuk mengetahui bagaimana penggunaan bahasa nonverbal guru di RA ALMA Kota Pekanbaru. Tujuan lainnya yaitu agar anak tidak kaku dalam berkomunikasi. Dengan harapan anak dan guru menjadi dekat dengan penuh kasih sayang, saling terbuka dan menjalin hubungan yang baik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah sebagai lawannya adalah eksperimen, dimana peneliti merupakan instrument kunci dengan analisis data bersifat induktif dan hasil penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi yaitu proses penelaran yang bertolak dari individu menuju kumpulan umum. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian yang telah tertulis di dalam bab-bab sebelumnya, penerapan komunikasi nonverbal yang digunakan dalam proses belajar mengajar antara dan murid di RA ALMA Pekanbaru menghasilkan hasil yang luar biasa, melalui bahasa nonverbal anak dan guru dapat membangun ikatan emosional yang baik, anak dan guru bisa menjalin hubungan komunikasi dan belajar yang baik, melalui penyampaian bahasa nonverbal ini akan membuat anak menjadi dekat dengan guru, anak akan merasa dicintai dengan tulus oleh guru, dan anak menjadi percaya diri.